Jenis-jenis Domba

di berbagai belahan dunia terdapat beberapa jenis domba yang hidup dengan habitat yang berbeda-beda. Jenis domba tersebut diantaranya :

Domba Ekor Gemuk
Terdapat di Jawa Timur dan Madura, serta pulau-pulau di Nusa Tenggara. Di Sulawesi Selatan dikenal sebagai domba Donggala.
Ciri-ciri :
- ekor yang besar, lebar dan panjang. Bagian pangkal ekor membesar merupakan timbunan lemak, sedangkan bagian ujung ekor kecil tidak berlemak.
- Warna bulu putih, tidak bertanduk. Bulu wolnya kasar.
- Domba ini dikenal sebagai domba yang tahan terhadap panas dan kering.

Domba Ekor Tipis
Terdapat di Jawa Barat dan Jawa Tengah.
Ciri-ciri :
- Termasuk golongan domba kecil, dengan berat potong sekitar 20 – 30 kg.
- Warna bulu putih dan biasanya memiliki bercak hitam di sekeliling matanya.
- Ekornya tidak menunjukkan adanya desposisi lemak.
- Domba jantan memiliki tanduk melingkar, sedangkan yang betina biasanya tidak bertanduk.


Domba Priangan (Domba Garut)

Terdapat di Priangan, yaitu di Bandung, Garut, Sumedang, Ciamis, dan Tasikmalaya. Domba ini dipelihara khusus untuk diadu.
Ciri-ciri :
- Bertubuh besar, dahi konveks, tanduk yang jantan besar dan kuat, melingkar seperti spiral.
- Domba ini diduga diciptakan dari persilangan antara domba Merino dan domba Cape dengan domba lokal.
- Kadang-kadang dijumpai adanya domba tanpa daun telinga.

Domba Hampshire

Dikembangkan di daerah Hampshire, Inggris, pada abad ke-19 melalui persilangan antara domba Southdown jantan dengan domba betina keturunan Wiltshire Horn dan Berkshire Knot.

Ciri-ciri :

- Wajah berwarna gelap
- Bulu panjang dan tebal berwarna cokelat
- Telinga agak melengkung
- Kaki berwarna hitam dan tidak ditutupi wol


Domba Polwarth

Domba Polwarth merupakan tipe dual-purpose, dikembangkan di Victoria, Australia sejak tahun 1880. Merupakan persilangan antara Merino (75%) dan Lincoln (25%). Memiliki tubuh yang besar, tegap, pemeliharaannya mudah dan memiliki produktivitas wool yang tinggi dengan serat bulu berdiameter antara 22-25 mikron.


Domba Portland

Domba Portland berasal dari Inggris dan merupakan salah satu breed Dorset. Bertubuh kecil dan dipenuhi oleh wool kecuali pada bagian wajah dan kaki bagian bawah yang berwana kecoklatan. Domba yang baru lahir berwarna dan berwarna agak keputih-putihan atau abu-abu selama beberapa awal bulan kehidupan. Tanduk muncul setelah dewasa dan berbentuk spiral.

Domba Rambouillet
Domba Rambouillet berasal dari Prancis disebut juga Merino Prancis. Merupakan tipe dwiguna yang memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
- Badan besar, dalam, lebar dan padat dengan tulang-tulang yang kuat.
- Kepala tegak.
- Jantan bertanduk besar sedangkan betina tidak.

Domba Panama
Domba Panama dikembangkan di Amerika Serikat, merupakan persilangan antara domba Rambouillet jantan dengan domba Lincoln betina. Memiliki ukuran tubuh sedang dengan produktivitas yang cukup tinggi, berbulu cukup panjang dengan kualitas bulu (wool) yang sedang.

Domba Norwegia
Domba Norwegia (Villsau) merupakan domba primitif yang hidup di daerah Norwegia dan Skandinavia. Memiliki muka yang kecil dengan kaki yang bagus dan bulu yang berwarna hampir putih sampai keabu-abuan, cokelat gelap dan hitam. Berat jantan dewasa sekitar 43 Kg dab betina 32 Kg.

Domba Southdown
Domba Southdown berasal dari Inggris dan merupakan tipepedaging.
Ciri-ciri :
- Tubuh kecil, lebar dan dalam, bentuk bulat, daging padat dan kaki pendek.
- Garis punggung lurus, leher pendek dan tebal.
- Telinga pendek dengan ujung bulat dan tidak bertanduk.

Sumber :
1. http://ollyz.host22.com/Hal3.html
2. http://www.sheep101.info/breedsO-P.html
3. http://dombagarut.blogspot.com/2008_03_01_archive.html
4. http://anakkandang.multiply.com/journal/item/1/ternak_potong_kerja_dan_kesayangan.html
5. http://www.nzsheep.co.nz/hampshire/index.html

About these ads